Iseng-iseng tadi saya keluyuran di Lounge,
lantas saya menemukan sesuatu yang menarik. Saya menemukan sebuah video
yang berisi suara Karlmayer. Apa itu? Konon katanya suara ini sangat
berbahaya, karena bisa menimbulkan efek buruk terhadap pendengarnya.
Nggak kayak “Gloomy Sunday” yang fenomenal itu karena bisa menuntun
pendengarnya untuk bunuh diri, suara ini bisa menyakiti pendengarnya.
Saya penasaran. Lantas saya mencari di
sebuah mesin pencari kata kunci. Pada beberapa tulisan teman-teman
disana, Karlmayer merupakan suatu jenis suara/musik/simfoni/audio yang
bisa membuat orang kacau pikirannya, mengalami gangguan jiwa, terganggu
mentalnya, rusak batin, dll. Hal ini disebabkan karena frekuensi audio
yang sangat ultra-super mega tinggi, dan akhirnya mengganggu indera
pendengaran kita.
Media ini juga konon katanya dijadikan
sebagai alat untuk membantu proses interograsi seseorang, dengan
memaksanya terus menerus mendengar suara ini dalam volume maksimal.
Katanya, seseorang yang mendengarkan ini secara kontinyu dan dalam waktu
lama, bisa berakibat fatal. Mulai dari berhalusinasi, sampai menjadi
gila.
Komposisi dari media ini hanyalah
jeritan-jeritan nggak jelas, yang kadang kita menebak-nebak seperti
suara kelelawar, terkadang seperti kuntilanak kejepit beduk, anak kecil
cekikikan, pokoknya macem-macem. Intinya suara itu memiliki gelombang
yang sangat amat tinggi. Pada beberapa bagian, memperdengarkan suara
perempuan-perempuan yang bersenandung, semakin lama semakin klimaks,
hingga akhirnya kembali lagi pada suara semula, yakni gelombang tinggi.
Saya mendengarnya dari dini hari tadi,
sampai mau subuh. Hasilnya, sampek sekarang telinga saya nguing-nguing
dan panas. Seperti ada feedback dari soundsystem kepada telinga
saya. Seperti ada yang sedang membicarakan saya (mitos orang Jawa), dan
saya agak migrain, leher saya kaku. Mungkin dua akibat terakhir
disebabkan karena saya kurang tidur, namun kalok telinga yang berdengung
terus saya pikir bukan karena efek kurang tidur. Syukurlah, saya belum
merasa gila.
Namun, yang menarik disini, saya semakin
percaya terhadap kekuatan yang dihasilkan oleh sebuah gelombang suara.
Misalnya, ketika sebuah janin berada di dalam kandungan, seorang ibu
mendengarkan musik klasik supaya kelak anaknya pintar. Rekaman-rekaman
suara alam, seperti air terjun, kicau burung, bisa membantu penderita
autis. Hal tersebut saya pikir adalah adanya hubungan erat antara
pendengaran dengan otak.
Coba dengerin aja suara tersebut, kalok
anda berani. Apalagi kalok anda adalah pendengar setia Mars-Volta, Pink
Floyd, Mum, Animal Collective, dan band-band sakit yang banyaknya minta
ampun itu, anda pasti kuat mendengarnya bahkan bisa menikmatinya sambil
minum teh dan menghisap rokok favorit, sambil sesekali tersenyum kepada
para tetangga yang kebetulan lewat di depan anda.
sumber : http://pabriksendal.wordpress.com/2010/05/29/karlmayer-mental-destruction/
sumber : http://pabriksendal.wordpress.com/2010/05/29/karlmayer-mental-destruction/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar